LUBUKLINGGAU-Masyarakat Kota
Lubuklinggau diminta untuk tidak resah dengan isu-isu yang berkembang atau
oknum-oknum yang mengatasnamakan PT KAI terkait bangunan dilahan miliknya.
Sebab, realita sekarang sebagian lahan milik PT KAI telah didirikan bangunan permukiman masyarakat, ditambah isu yang mencuat akan dilakukan penggusuran.Ketua Komisi II DPRD Kota Lubuklinggau, M. Efmi Pandai mengatakan, dari hasil kunjungan kerja ke PT KAI pusat di Bandung, membahas permasalah lahan PT KAI yang sekarang banyak didirikan bangunan oleh warga." PT KAI berkomitmen akan mengedepankan keadilan dan menjunjung tinggi hukum dan HAM terkait permasalahan lahan tersebut, pastinya, masyarakat tidak perlu resah " kata Politisi asal Partai Golkar Kota Lubuklinggau.
Sebab, PT. KAI malah berpesan
kepada Komisi II, agar kiranya masyarakat melaporkan ke PT KAI dan pihak
berwajib jika ada tindakan intimidasi yang dilakukan oleh oknum yang
mengatasnamakan PT.KAI.. " Laporkan kalau ada oknum yang nakal, yang
akan melakukan intimidasi ke PT KAI atau ke kami (Komisi II) "tegasnya.
Selain itu, untuk permasalahan asset PT KAI seperti pasar inpres yang akan di revitalisasi oleh Pemerintah Kota Lubuklinggau, menurut Legislator dari Dapil Lubuklinggau Selatan ini, PT KAI menyambut baik bahkan akan menawarkan kerjasama yang saling menguntungkan kedua belah pihak." Mereka terbuka lebar dengan rencana itu, malah, banyak sistem kerjasama yang akan ditawarkan oleh PT KAI kepada Pemkot Lubuklinggau " ungkapnya.
Maka, Ia berharap, Pemkot Lubuklinggau utuk segera melakukan pembicaraan yang resmi ke PT KAI serta membuat kajian hukum yang mendalam tentang kepemilikan asset tersebut. " Kami juga akan mempertimbangkan pembentukan Panja atau Pansus untuk membantu Pemkot Lubuklinggau dalam menghadapi permasalahan ini " pungkasnya.
( Sumber
: Harian Silampari )

EmoticonEmoticon